ITIKAF: INSPIRATIF TALKSHOW AND IFTHOR KELUARGA FORSALIM

Berita terbaru Kegiatan

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Foto besama panitia dan kakak-kakak forsalim saat setelah acara ITIKAF berlangsung di Lapangan basket  SMAN 1 Banjar

            Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan hidayah. Berbuat kebaikan di bulan yang mulia ini merupakan suatu amalan yang pasti Allah balas dengan berlipat ganda. Itulah yang mendorong KAF V (Kakak Asuh Forsalim angkatan 5) untuk membuat suatu kegiatan positif yang dapat bermanfaat bagi masyarakat umum terkhusus untuk para akademisi tingkat SMA dan anak-anak yatim piatu. Alhamdulillah pada hari rabu, 28 Ramadhan 1439 (13 Juni 2018) telah dilaksanakannya kegiatan ITIKAF. Berbeda dengan makna sebenarnya dari itikaf (berdiam diri di mesjid), ITIKAF ini merupakan singkatan dari Inspiratif Talkshow And Ifthor Keluarga Forsalim, yang merupakan kegiatan sosial dan edukatif. Ridho Allah SWT merupakan tujuan utama terselenggaranya acara ini, dan semoga dengan ridho-Nya tersebut ilmu dari inspirator (Kang Anton dan Teh Syahdian) dapat bermanfaat dan berguna bagi setiap orang yang hadir dalam acara tersebut IsnyaAllah Aamiiin. Selain itu anak- anak yatim piatu dapat merasakan kebahagiaan dari rizki yang telah kakak-kakak forsalim sisihkan untuk mereka baik berupa materi dan maupun non materi. Buka bersama juga merupakan agenda utama dalam acara ini, diharapkan dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut Forsalim dapat memberikan sumbangkasih, kebermanfaatan, serta kegiatan ini menjadi media untuk memperkuat ukhuwah dengan almamater tercinta SMAN 1 Banjar, AL KAV, para akademisi, serta masyarakat sekitar lingkungan Kota Banjar Amiiin.

Suasana saat tanya jawab bersama kang Anton Timur Jaelani

Dalam pelaksanaannya ITIKAF terbagi menjadi beberapa bagian kegiatan. Diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua pelaksana,sambutan ketua Forsalim, sambutan Founder Forsalim dan sambutan dari pihak sekolah. “Semoga acara demi acara ITIKAF ini dapat lancar, dan kita dapat mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan kang anton dengan jepangnya dan teh syahdian dengan jermannya” Ujar Fahmi Ramadan selaku ketua penyelenggara acara ITIKAF. Bagian utama acara inipun tiba, sesi pertama yaitu talkshow inspiratif pendidikan internasional yang disampaikan oleh  kang Anton Timur Jaelani, Ph.D alumni Rohis SMAN 1 Banjar. Beliau merupakan peneliti di Obesevatorium Boscha Lembang. Lulusan ITB dan Tohoku University Japan ini menyampaikan beberapa pengalaman hidup selama menjadi seorang akademisi, bagaimana dia menjalani hidup di negeri sakura tersebut sebagai seorang muslim minoritas dengan berbagai macam budaya serta tantangan hidup yang behasil ia lewati. Di penghujung pembicaraannya beliau berkata “Jangan ragu untuk menuliskan cita-cita” –Anton Timur Jaelani.

Teh Syahdian sedang memberikan inspirasi kepada audien

Setelah sholat dzuhur, dilanjutkan dengan talkshow inspiratif pendidikan internasional kedua, yakni dari teh Syahdian Fitriani Sofwan, B.Sc. Lulusan TU Kaiserslautern Germany yang tentunya alumni Rohis SMAN 1 Banjar, sekarang bekerja di Pinnacle Learning Center yang merupakan lembaga internasional bergerak di bidang pelatihan pembuatan kurikulum internasional. Dalam pembicaraannya teh syahdian bercerita tentang perjuangan dia selama hidup di negeri nazi. “Dalam sebuah perjalanan di gang sempit saya pernah di lempar dengan botol minuman keras dan dibilang teroris karena saya memakai kerudung” ucap beliau. Betapa kerasnya kehidupan diluar negeri sana hidup sebagai minoritas muslim. Meskipun demikian dalam pencarian ilmunya ini,  teh syahdian tetap tegar dan menguatkan iman serta meyakini bahwa luka liku keras pencarian ilmu ini akan Allah balas dengan hal yang lebih baik kelak.

Perkenalan dari KAF 1

Di sela-sela sesi ada penampilan dari setiap angkatan AL-KAF (Alumni Kakak Asuh Forsalim) dari angkatan pertama sampai angkatan kelima seta tak lupa juga KAF 6 yang sedang menerima amanah beasiswa Forsalim. Disanalah terciptanya keseruan dan keindahan berukhuwah, setiap angkatan memperkenalkan dirinya masing-masing serta dimana dia melanjutkan studinya. Ada yang menyanyi, bermain musik, membacakan puisi dan lain sebagainya. Sehingga setiap orang yang ada disana merasakan hangatnya kebersamaan, antusiasme dalam berukhuwah. Semoga jalinan silaturahmi tersebut dapat tetap terjaga sampai akhir hayat dan tetap ada sampai nanti berkumpul di firdaus Allah SWT aamiiiin.

Kelompok kecil bersama anak-anak yatim dipandu oleh teh Riska Rahmawati

Adzan ashar pun berkumandang, anak-anak yatim piatu telah tiba dijemput oleh kendaraan putih baru milik sekolah tercinta. Anak-anak dipandu untuk berkumpul di depan tiang bendera lapangan utama lingkungan sekolah, disana mereka diajak bersenang senang, bermain permainan yang telah panitia siapkan sebelumnya. Dalam salah satu permainan membuat lingkarang disana mereka dibagi dalam beberapa kelompok kecil, mereka diharusakan bercerita dan menyebutkan cita-citanya. “aku ingin menjadi guru” ucap Sri, dalam kelompok lingkaran kecil yang dipandu oleh teh Riska Rahmawati. Raut kegembiraan serta kesenangan menutupi rasa kesedihan, kesepian yang mungkin mereka rasakan. Dengan adanya momen permainan seperti ini diharapkan dapat sedikit mengisi ruang kosong dihati mereka karena tidak adanya figur ayah, ibu atau bahkan ayah dan ibu.

Suasana menunggu berkumandangnya adzan magrib di lapangan basket SMAN 1 Banjar

Tibalah waktu berbuka puasa. Lapangan basket menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ini. Anak-anak yatim beserta kakak kakak Forsalim dan seluruh panitia kecuali seksi konsumsi sibuk membagikan ta’jil, duduk di karpet hijau dan merah berbaris lurus berhadapan sehingga estafet  air putih serta se cup es sop buah dari arah selatan ke utara pun dapat berlangsung.

Pemberian santunan serta bingkisan kepada anak-anak yatim piatu

Setelah sholat magrib makan besar pun tiba, dibagikannya nasi kotak yang telah disiapkan untuk anak-anak yatim piatu serta beberapa kastrol nasi liwet untuk kakak kakak forsalim serta panitia yang ada. Akhir dari kegiatan ITIKAF ini adalah santunan kepada anak-anak yatim piatu. Dalam santunan tersebut ada bingkisan makanan, buku tulis, serta sedikit uang yang diharapkan dapat sedikit membantu mereka. Jazakalloh kepada akang dan teteh forsalim yang telah menyisihkan rezekinya untuk santunan serta ifthor ini. “Semoga kegiatan ini dapat berlangsung kedepannya, dan menjadi agenda tahunan Forsalim”-Kang Agus Haeruman Founder Forsalim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *